- UNETBOOTIN http://unetbootin.sourceforge.net/ , atau jika gagal booting gunakan
- UNIVERSAL-USB-INSTALLER yang dapat di download di halaman http://www.pendrivelinux.com/universal-usb-installer-easy-as-1-2-3/ yang tentunya anda memiliki installer windows dalam bentuk file iso.
Showing posts with label Windows. Show all posts
Showing posts with label Windows. Show all posts
Error : no such partition. Grub rescue>
begitulah
kira-kira yang muncul pada layar computer atau laptop setelah menghapus
partisi tempat linux terinstall dengan menggunakan device management
pada windows.
Keadaan
ini disebabkan karena kita tak menyadari telah menghapus boot grub dari
linux untuk memunculkan multiple-boot loader windows dan linux.
Bagaimana cara memperbaikinya sedangkan kita tidak ingin menghapus atau
menginstall ulang windows yang telah ter-install?
Kita hanya
perlu memperbaiki boot loader dari windows saja. Dalam hal ini saya
melakukannya pada Windows 8 release preview. Hal ini juga dapat
dilakukan pada Windows 7.
Yang perlu
anda persiapkan adalah DVD installer windows atau USB bootable
installer windows. Untuk menjadikan USB bootable bisa menggunakan
langkahnya sebagai berikut :
Boot ke windows 8 dari DVD installer atau USB installer.
Pilih repair your computer
Pilih troubleshoot
Pilih advanced options
Pilih Command Prompt
Ketik
“bootrec /fixmbr” (tanpa tanda petik). Setelah proses berhasil, ketik
“bootrec /fixboot”. Jika berhasil penampakan seperti ini :
Setelah
selesai close, dan pilih turn off your PC. Jika berhasil, computer akan
booting dari windows. Jika tidak…hmm..anda harus install ulang.
Sebagai
solusi untuk menyelamatkan data-data anda, bisa masuk kedalam system
partisi anda menggunakan live CD linux, dengan menjalankan OS linux
tanpa harus menginstalnya.
Cara ini
bisa digunakan pada windows 7, dengan memilih langsung command promt
setelah memilih repair computer dan mengetikkan seperti pada langkah 6.
Silahkan comment bila belum bisa ,nanti saya bantu
Semoga bermanfaat.
Cara Mengatasi Error : No Such Partition Grup Rescue Pada Windows 7
Hallo selamat siang teman-teman semuanya, jumpa lagi di blog gudangnya
ilmu komputer, kali ini kita akan membahas mengenai bagaimana cara untuk
mengatasi Error : No Such Partition Grup Rescue Pada Windows 7.
Masalah seperti ini pernah saya alami baru-baru ini. Awal ceritanya laptop yang saya gunakan pada saat itu mengharuskan untuk melalukan pemasangan Dual Operating System (OS). Pada awalnya saya menggunakan OS Windows 7, dan akhirnya saya gandeng (buat 2 OS) dengan OS Ubuntu versi 12. jrengg singkat cerita semuanya telah selesai saya lakukan, dan akhirnya pada saat itu laptop yang saya gunakan telah memakai Dual OS yaitu Windows 7 dan Ubuntu 12. Setelah menggunakan Dual OS ini kurang lebih selama dua minggu, akhirnya saya iseng-iseng menghapus Partisi OS linux yang pada waktu itu saya sharink dari partisi System C windows 7 sebesar 8 GB saja. Dan akhirnya partisi linux saya hapus, dan kemudian laptop saya restart. Dan apa yang terjadi ?? akhirnya muncul tulisan seperti gambar di bawah ini.
Inti dari error di atas adalah booting mengalami kerusakan.
Kemudian saya memutar otak untuk mengatasi masalah ini agar nantinya bisa tertidur dengan nyenyak, hehe. Browsing browsing browsing, dan akhirnya saya menemukan sebuah artikel yang menarik untuk dicoba tentang bagaimana cara untuk mengatasi masalah seperti ini.
Intinya adalah setiap masalah yang datang menghapampiri, anda hendaknya tetap tenang dan tidak gegabah. Semua masalah pasti akan ada solusinya kok, percayalah itu.
Melanjutkan permasalahan di atas, berikut cara mengetasinya :
1. Anda harus memiliki Master DVD Windows 7 karena kita akan melakukan perbaikan windows 7 (Repair Windpws), anda dapat melakukan burning sendiri atau bisa meminjam dvd punya saya, hehe.
2. Kemudian masukkan dvd windows 7 dan lakukan setting BIOS dengan menempatkan booting DVD pada posisi pertama.
3. Kemudian restart laptop, dan proses repair windows akan segera dimulai.
4. Apabila muncul tampilan seperti gambar di bawah ini maka klik Next saja untuk melanjutkan prosesnya.
Masalah seperti ini pernah saya alami baru-baru ini. Awal ceritanya laptop yang saya gunakan pada saat itu mengharuskan untuk melalukan pemasangan Dual Operating System (OS). Pada awalnya saya menggunakan OS Windows 7, dan akhirnya saya gandeng (buat 2 OS) dengan OS Ubuntu versi 12. jrengg singkat cerita semuanya telah selesai saya lakukan, dan akhirnya pada saat itu laptop yang saya gunakan telah memakai Dual OS yaitu Windows 7 dan Ubuntu 12. Setelah menggunakan Dual OS ini kurang lebih selama dua minggu, akhirnya saya iseng-iseng menghapus Partisi OS linux yang pada waktu itu saya sharink dari partisi System C windows 7 sebesar 8 GB saja. Dan akhirnya partisi linux saya hapus, dan kemudian laptop saya restart. Dan apa yang terjadi ?? akhirnya muncul tulisan seperti gambar di bawah ini.
Dan alhasil saya menjadi agak sdikit panik dan berpikir bagaimana cara untuk mengatasi masalah seperti ini. Kemudian hal yang pertama saya lakukan adalah mengisi flashdisk saya dengan instalan OS linux dengan maksud akan menginstal kembali linux yang telah saya hapus tadi. kemudian flashdisk saya colokkkan dan kemudian booting saya atur dan siap untuk melakukan instal ulang linux, kemudian setelah laptop di restart kembali muncul error seperti gambar di bawah ini.Error : No Such PartitionGrup Rescue >
Inti dari error di atas adalah booting mengalami kerusakan.
Kemudian saya memutar otak untuk mengatasi masalah ini agar nantinya bisa tertidur dengan nyenyak, hehe. Browsing browsing browsing, dan akhirnya saya menemukan sebuah artikel yang menarik untuk dicoba tentang bagaimana cara untuk mengatasi masalah seperti ini.
Intinya adalah setiap masalah yang datang menghapampiri, anda hendaknya tetap tenang dan tidak gegabah. Semua masalah pasti akan ada solusinya kok, percayalah itu.
Melanjutkan permasalahan di atas, berikut cara mengetasinya :
1. Anda harus memiliki Master DVD Windows 7 karena kita akan melakukan perbaikan windows 7 (Repair Windpws), anda dapat melakukan burning sendiri atau bisa meminjam dvd punya saya, hehe.
2. Kemudian masukkan dvd windows 7 dan lakukan setting BIOS dengan menempatkan booting DVD pada posisi pertama.
3. Kemudian restart laptop, dan proses repair windows akan segera dimulai.
4. Apabila muncul tampilan seperti gambar di bawah ini maka klik Next saja untuk melanjutkan prosesnya.
5. Kemudian pilih dan klik Repair Your Computer seperti yang ditunjukkan oleh panah merah pada gambar di bawah ini.
6. Kemudian pada proses ini silahkan pilih pada opsi yang pertama kemudian klik Next.
7. Kemudian klik Command Prompt. Lalu ketikkan kata-kata berikut pada kotak kerja Command Prompt :
- bootrec.exe /fixmbr Kemudian Enter
- bootrec.exe /fixboot Kemudian Enter
- bootrec.exe /RebuildBcd Kemudian Enter
Setelah semua perintah tersebut di ketikkan pada kotak kerja Command Prompt, maka restart laptop anda.
Jreng jreng dan apa yang terjadi ??? apakah berhasil ?? kalau belum berhasil juga silahkan comment biar saya bantu.
Biasanya laptop akan kembali seperti semula dengan melakukan booting windows 7.
Sekian artikel singkat kali ini, semoga dapat membantu dan bermanfaat
buat teman-teman semuanya. Terimakasih telah berkunjung di blog ini.
Cara Instalasi Windows Server 2012 Dengan Gambar
Siapkan DVD Installer-nya atau File ISO-nya ( jika melakukan
Installasi pada Virtualisasi VMWare Workstation, VMWare vSphere,
VirtualBox atau MS Virtual PC ). Spesifikasi PC atau Server atau VM yang
direkomendasikan adalah minimal Ram 2 GB, 1 Core Processor, HDD minimal
80 GB.
1. Masukkan DVD atau ISO Installer. Lalu mulai hidupkan Server / PC / VM. Proses start up akan tampil seperti gambar dibawah ini.

2. Selanjutnya kita pilih Jenis Windows Server yang akan digunakan. Kita bisa memilih Windows Server 2012 Datacenter Server with a GUI atau Essential Server. Lebih detail akan versi Windows Server 2012 ini, silahkan simak link dibawah ini :

2. Klik “I Accept the license terms” lalu klik Next.

3. Saat muncul pilihan dibawah ini, klik “Custom : Install Windows only ( advanced )”.

4. Selanjutnya proses pemilihan harddisk, saya sarankan agar melakukan partisi lebih dulu sebelum proses installasi dengan meng-klik “Drive Option ( advanced ).

5. Lakukan partisi masing-masing harddisk.

6. Pilih harddisk yang akan kita install OS Windows Server 2012, lalu klik Next.

7. Tunggu proses seperti gambar dibawah ini hingga selesai.

8. Setelah semua proses diatas selesai, selanjutnya klik menu “Restart Now”.

9. Selanjutnya tunggu proses konfigurasi awal hingga selesai dan selanjutnya akan melakukan proses Auto Restart.

10. Saat muncul tampilan untuk mengisi produk key, kita bisa entry sesuai license yang kita milikiatau kita klik menu Skip.

11. Selanjutnya akan muncul tampilan untuk entry password Administrator ( Admin Local ). Masukkan password sesuai dengan yang kita inginkan lalu kita klik Finish.

12. Selanjutnya akan muncul tampilan dibawah ini, tekan tombol Ctrl + Alt + Del bersamaan.

13. Lalu masukkan password Administrator yang telah kita buat tadi.

14. Selanjutnya akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini yang menunjukkan bahwa kita sudah masuk ke dalam Windows Server 2012 dan siap kita konfigurasi untuk keperluan sesuai kebutuhan kita.

15. Beberapa hal yang perlu kita konfigurasi lebih dulu adalah mengenai harddisk kedua kita yang biasanya belum di Online-kan. Masuk ke menu File and Storage Services pada Server Manager. Pilih harddisk lalu Klik kanan dan pilih Online.

16. Selanjutnya setelah status harddisk Online, klik kanan lalu pilih New Volume untuk membuat partisi dan format harddisk.

17. Kemudian kita juga perlu melakukan konfigurasi IP Address untuk server kita ini. Masuk ke menu Network and Sharing Center lalu kita setting IP Address untuk ethernet server kita ini sesuai jaringan LAN kita.

18. Kita juga perlu melakukan konfigurasi pada Hostname Server kita. Misalnya pada contoh ini saya berikan Hostname / Nama Komputer dengan XPS-DC-SERVER.

19. Okey, untuk tahap installasi OS Windows Server 2012 sudah cukup sampai disini, kita lanjutkan pada Tutorial selanjutnya. Salam…
Semoga tutorial instalasi windows server 2012 nya bermanfaat
Terimakasih.
Sumber : http://imam77.blogspot.com/2014/03/tutorial-instalasi-windows-server-2012.html
1. Masukkan DVD atau ISO Installer. Lalu mulai hidupkan Server / PC / VM. Proses start up akan tampil seperti gambar dibawah ini.
2. Selanjutnya kita pilih Jenis Windows Server yang akan digunakan. Kita bisa memilih Windows Server 2012 Datacenter Server with a GUI atau Essential Server. Lebih detail akan versi Windows Server 2012 ini, silahkan simak link dibawah ini :
http://en.wikipedia.org/wiki/Windows_Server_2012
2. Klik “I Accept the license terms” lalu klik Next.
3. Saat muncul pilihan dibawah ini, klik “Custom : Install Windows only ( advanced )”.
4. Selanjutnya proses pemilihan harddisk, saya sarankan agar melakukan partisi lebih dulu sebelum proses installasi dengan meng-klik “Drive Option ( advanced ).
5. Lakukan partisi masing-masing harddisk.
6. Pilih harddisk yang akan kita install OS Windows Server 2012, lalu klik Next.
7. Tunggu proses seperti gambar dibawah ini hingga selesai.
8. Setelah semua proses diatas selesai, selanjutnya klik menu “Restart Now”.
9. Selanjutnya tunggu proses konfigurasi awal hingga selesai dan selanjutnya akan melakukan proses Auto Restart.
10. Saat muncul tampilan untuk mengisi produk key, kita bisa entry sesuai license yang kita milikiatau kita klik menu Skip.
11. Selanjutnya akan muncul tampilan untuk entry password Administrator ( Admin Local ). Masukkan password sesuai dengan yang kita inginkan lalu kita klik Finish.
12. Selanjutnya akan muncul tampilan dibawah ini, tekan tombol Ctrl + Alt + Del bersamaan.
13. Lalu masukkan password Administrator yang telah kita buat tadi.
14. Selanjutnya akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini yang menunjukkan bahwa kita sudah masuk ke dalam Windows Server 2012 dan siap kita konfigurasi untuk keperluan sesuai kebutuhan kita.
15. Beberapa hal yang perlu kita konfigurasi lebih dulu adalah mengenai harddisk kedua kita yang biasanya belum di Online-kan. Masuk ke menu File and Storage Services pada Server Manager. Pilih harddisk lalu Klik kanan dan pilih Online.
16. Selanjutnya setelah status harddisk Online, klik kanan lalu pilih New Volume untuk membuat partisi dan format harddisk.
17. Kemudian kita juga perlu melakukan konfigurasi IP Address untuk server kita ini. Masuk ke menu Network and Sharing Center lalu kita setting IP Address untuk ethernet server kita ini sesuai jaringan LAN kita.
18. Kita juga perlu melakukan konfigurasi pada Hostname Server kita. Misalnya pada contoh ini saya berikan Hostname / Nama Komputer dengan XPS-DC-SERVER.
19. Okey, untuk tahap installasi OS Windows Server 2012 sudah cukup sampai disini, kita lanjutkan pada Tutorial selanjutnya. Salam…
Semoga tutorial instalasi windows server 2012 nya bermanfaat
Terimakasih.
Sumber : http://imam77.blogspot.com/2014/03/tutorial-instalasi-windows-server-2012.html
Cara Mudah Burning CD/DVD Tanpa Mengunakan Software di Windows 8
Burning CD/DVD Tanpa Software di Windows 8 - Burning (membakar)
CD/DVD bisa diartikan sama dengan meng-copy file, dokumen, dan sebgainya
ke dalam sebuah CD ataupun DVD. Biasanya untuk melakukan burning ini,
kebanyakan orang lebih memilih menggunakan software tambahan, seperti
Nero, Power Iso, dan lain sebagainya. Mungkin karena fasilitas yang
lebih memanjakan atau karena ada hal lain sehingga mereka lebih memilih
menggunakan software.
Selain mengunakan software tambahan tersebut, masih ada cara lain untuk melakukan burning ke CD/DVD. Seperti halnya di Windows 8 yang sudah menyediakan aplikasi untuk keperluan burning. Dengan cara yang sangat sederhana dan sangat mudah. Anda bisa mengikuti tutorial dibawah untuk mengetahuinya.
Cara Burning CD/DVD
1. Masukan CD atau DVD kosong ke dalam DVD Drive
2. Pilih file yang ingin anda burning ke DVD tersebut. Pada tutorial ini, file yang penulis pilih adalah Debian 5.09 dengan format .iso
3. Kemudian klik kanan, lalu pilih Burn Disc Image. Seperti gambar dibawah ini.
4. Kemudian anda akan dihadapkan dengan jendela Windows Disc Image Burner. Pilih drive yang ingin di burning pada Disc Burner, lalu klik Burn.
5. Anda bisa menunggu beberapa saat sampai proses burning selesai.
6. Gambar di bawah ini, menunjukan proses burning telah selesai. DVD yang Anda masukan tadi akan secara otomatis keluar, dan Anda bisa close jendela tersebut.
Selain mengunakan software tambahan tersebut, masih ada cara lain untuk melakukan burning ke CD/DVD. Seperti halnya di Windows 8 yang sudah menyediakan aplikasi untuk keperluan burning. Dengan cara yang sangat sederhana dan sangat mudah. Anda bisa mengikuti tutorial dibawah untuk mengetahuinya.
Cara Burning CD/DVD
1. Masukan CD atau DVD kosong ke dalam DVD Drive
2. Pilih file yang ingin anda burning ke DVD tersebut. Pada tutorial ini, file yang penulis pilih adalah Debian 5.09 dengan format .iso
3. Kemudian klik kanan, lalu pilih Burn Disc Image. Seperti gambar dibawah ini.

4. Kemudian anda akan dihadapkan dengan jendela Windows Disc Image Burner. Pilih drive yang ingin di burning pada Disc Burner, lalu klik Burn.

5. Anda bisa menunggu beberapa saat sampai proses burning selesai.

6. Gambar di bawah ini, menunjukan proses burning telah selesai. DVD yang Anda masukan tadi akan secara otomatis keluar, dan Anda bisa close jendela tersebut.
Selesai.
Cara Mengatasi PC Yang Tidak Bisa Mendeteksi WiFi (Windows 7)
Halo Bertemu Lagi Di Dengan Saya , Kali ini saya akan mengshare Cara mendeteksi PC yang tidak bisa mendeteksi wifi di windows 7 nih . saya ambil artikel dari http://www.aimanimtihanah.com/
bagaimana cara memperbaikinya , silahkan baca selengkapnya :)
Ga jarang gue nemuin laptop yang kagak bisa konek wifi. Biasanya, di toolbar ditandain dengan wifi yang bertanda silang merah. Biasanya sih, hal itu disebabkan dengan peng-installan windows 7 yang illegal. Hayo lohh ketauaaan...
bagaimana cara memperbaikinya , silahkan baca selengkapnya :)
Ga jarang gue nemuin laptop yang kagak bisa konek wifi. Biasanya, di toolbar ditandain dengan wifi yang bertanda silang merah. Biasanya sih, hal itu disebabkan dengan peng-installan windows 7 yang illegal. Hayo lohh ketauaaan...
Walaupun ada wi-fi di daerah yang lagi kalian tempatin, tetep aja gak kedeteksi. Mungkin diantara kalian pernah ngalamin yang kayak gini? Gue juga pernah. Dan sebagai seorang blogger pecinta wifi, itu tuh rasanya menyiksa banget.. Hiks :( Tapi alhamdulillah sekarang udah bisa :D
Udah banyak laptop-laptop temen gue yang bermasalah dengan wifi, dan alhamdulillah bisa gue benerin. Dan sebagai blogger yang baik, gue pingin sharing ke kalian semua :D
Kalo laptop lo atau temen lo kayak gini juga, ikutin aja tips gue. Insya Allah jadi bener :D Caranya gampang kok, akurat 100% kalo ngikutin dengan bener.. So, ini dia caranya:
1. Mungkin tombol wireless lo doang yang belum on. Untuk nge-cek udah on apa belum, klikControl Panel. Habis itu, di pojok kanan kan ada tulisan "view by: Category", nah Category-nya diganti sama Large icon, atau Small icon, mau pilih yang mana aja terserah, sama aja kok. Cuman ukurannya aja yang lebih kecil, kalo lo milih yang Small icon.
Nah habis itu klik "Windows Mobility Center" di bagian bawah. Nanti bakal keliatan, wireless nya udah on apa belum. Kalo masih off, cara biar bisa on yaitu dengan klik tombol di laptop yang ada gambar sinyal-sinyal gitu. Di jajaran F1,F2,F3 dst. Tapi ada juga sih laptop yang tombol wirelessnya bukan di keyboard. Kalo gitu, cari aja di samping, atau dimana gitu, pasti ada kok :) Kalo mau tau laptop lo harusnya pencet yang mana, cari aja disini.
![]() |
| Wireless nya belum on tuh... |
Man, gue kok pas klik windows mobility center, gak ada pemberitahuan wirelessnya, sih?
Nah, yang ini beda lagi caranya. Biasanya, ini dikarenakan oleh driver yang belum di install. Kalo gini, gimana cara nge-installnya?
Pertama, cek dulu. Apakah driver-nya bener-bener belum diinstal? Cara nge cek nya adalah dengan cara ke windows exproler. Klik Computer >klik kanan, Klik Properties.
Kalo udah muncul, Klik Device Manager di sebelah kiri. Dan klik tanda panah kecil yang ada di samping "Other Devices". Ada yang tanda seru kuning gitu kan? Nah, kalo gitu bener. Driver-nya belum di install.
Terus gimana cara instalnya??
Cara installnya gini:
1. Download dulu software "Driver Identifier". Cari aja di google, softwarenya free kok :)
Kalo udah muncul, Klik Device Manager di sebelah kiri. Dan klik tanda panah kecil yang ada di samping "Other Devices". Ada yang tanda seru kuning gitu kan? Nah, kalo gitu bener. Driver-nya belum di install.
Terus gimana cara instalnya??
Cara installnya gini:
1. Download dulu software "Driver Identifier". Cari aja di google, softwarenya free kok :)
2. Habis di download, buka softwarenya.
3. Inget ya, softwarenya harus di gunain di laptop yang ingin dibenerin wifi nya. Jangan malah di laptop yang lain -_-. Udah gitu, langsung aja klik Scan driver kalo lo lagi tersambung sama internet.
Kalo ngga, centang dulu kotak putih kecil di sebelah tulisan "I do not have internet connection". Baru klik tombol Scan Driver-nya. Udah gitu tungguin deh~
Kalo udah, ntar keluar browser yang nunjukin hasil cek driver kita tadi. Driver yang lain paling udah Good sama disuruh Update doang. Driver internetnya masih harus di download kan? Kalo gitu langsung klik download aja.
Dan pilih sesuai PC yang lagi kalian pake. Kalo lo pake ASUS, yaudah klik yang logo nya ASUS. Lebih dari satu? Bingung milih yang mana? Yang mana aja boleh kok, asal PC lo sesuai sama spesifikasinya :)
4. Nah, kalo udah di download, langsung di install aja driver nya. Restart PC lo kalo misalnya disuruh.
Dan... Wi-Fi pun bisa terdeteksi kembali! :D
3. Inget ya, softwarenya harus di gunain di laptop yang ingin dibenerin wifi nya. Jangan malah di laptop yang lain -_-. Udah gitu, langsung aja klik Scan driver kalo lo lagi tersambung sama internet.
Kalo ngga, centang dulu kotak putih kecil di sebelah tulisan "I do not have internet connection". Baru klik tombol Scan Driver-nya. Udah gitu tungguin deh~
Kalo udah, ntar keluar browser yang nunjukin hasil cek driver kita tadi. Driver yang lain paling udah Good sama disuruh Update doang. Driver internetnya masih harus di download kan? Kalo gitu langsung klik download aja.
Dan pilih sesuai PC yang lagi kalian pake. Kalo lo pake ASUS, yaudah klik yang logo nya ASUS. Lebih dari satu? Bingung milih yang mana? Yang mana aja boleh kok, asal PC lo sesuai sama spesifikasinya :)
4. Nah, kalo udah di download, langsung di install aja driver nya. Restart PC lo kalo misalnya disuruh.
Dan... Wi-Fi pun bisa terdeteksi kembali! :D
Masih gak bisa? Kembali ke awal.. Mungkin tombol wireless nya yang belum lo aktifin :)
Sekian tips dari gue, semoga bermanfaat ya.. Kalo misalnya mau nanya atau apaaa gitu, tinggal tulis aja di comment box yang ada di bawah ini.. Selamat menikmati wifi gratiiiss, wahai kalian para pecinta wifi!! =))
| Download aja semua yang harus di download. |
Sekian tips dari gue, semoga bermanfaat ya.. Kalo misalnya mau nanya atau apaaa gitu, tinggal tulis aja di comment box yang ada di bawah ini.. Selamat menikmati wifi gratiiiss, wahai kalian para pecinta wifi!! =))
Solusi Windows 8/8.1 Tidak Bisa Shutdown & Sleep
Windows 8.1 dengan segala daya tarik serta fitur yang ditawarkan memang menjadi salah satu pilihan Sistim operasi bagi perangkat PC ataupun laptop kita. selain karena kemudahan yang ditawarkan. terutama masyarakat Indonesia yang kini juga menjadi pengguna setia sistim operasi besutan Microsoft ini. namun dari kemudahan dan kecanggihan yang ditawarkan tersebut, masih ada saja permasalahan yang ditemui oleh para pengguna windows 8/8.1 ini. diantaranya adalah permasalahan seputar Laptop atau komputer tidak bisa shutdown, restart, sleep, stanby ataupun hibernate. ini yang menjadi dasar dan tema pada artikel yang saya tulis kali ini.
anda juga bisa mengakses hal yang sama dengan cara mengetik kata "powercfg.cpl" pada menu RUN yang bisa di akses dengan menekan tombol ( windows + R ).
setelah itu akan ada menu shutdown settings. lalu scroll terus kebawah sampai anda menemukan pilihan "Turn on fast startup (recommended)." lalu disable atau non-aktifkan pilihan ini dengan menghilangkan tanda centang yang ada. namun jika tidak bisa dirubah atau tidak menemukan hal diatas, coba anda scroll lagi keatas dan klik pilihan changes setting that are currently unavailable .
![]() |
| title |
1. Windows 8.1 tidak bisa Sleep / stanby
Pernah mengalami hal tersebut ? ya, mungkin masalah laptop tidak bisa standby ini bukan lah suatu hal yang banyak di alami oleh pengguna windows karena fitur ini jarang digunakan apalagi pada perangkat PC Desktop. namun lain halnya jika masalah ini dialami oleh pengguna yang menggunakan laptop dan bekerja secara mobile artinya perlu secara sering membuka dan menutup laptopnya.windows 8 tidak bisa sleep akan membuat pekerjaan menjadi lebih lambat dan terganggu karena baterai laptop juga akan cepat terkuras dan mengakibatkan baterai laptop menjadi bocor.
Penyebab :
Biasanya hal ini disebabkan oleh anda yang menginstall software aplikasi Virtual Box. karena driver jaringan yang tidak bisa dimatikan pada saat laptop atau komputer akan melakukan proses Sleep atau standby.
Solusi :
cara untuk mengatasi masalah ini cukup mudah. Lakukan uninstall atau hapus program virtual box, maka komputer atau laptop anda akan kembali normal setelah sebelumnya tidak bisa melakukan proses sleep atau stanby.
2. Windows 8 / 8.1 tidak bisa Shutdown atau dimatikan
masalah ini cukup banyak terjadi di kalangan masyarakat kita. memang tentunya cukup menggangu ya, bagaimana tidak kita tidak bisa membuat laptop atau komputer kita mati. tentu saja membuat panik :D. mungkin bagi yang belum tahu akan berpikiran bahwa "ada yang salah dengan laptop saya" atau "wah ternyata laptop / komputer saya bervirus". tapi tenang saja! jangan terburu - buru mengambil keputusan untuk melakukan downgrade menjadi win7 lagi. karena sesungguhnya masalahkomputer di windows 8 tidak bisa shutdown ini cukup simple.
Penyebab :
Fitur Fast Startup atau "Hybrid Shutdown ini lah yang menjadi dalang penyebab kenapa windows 8.1 tidak bisa melakukan proses shutdown atau terkadang ketika baru proses login tiba - tiba reboot secara sendirinya.
awalnya pihak microsoft mengklaim bahwa fitur "hybrid shutdown" ini akan mengurangi keseluruhan waktu startup dengan melakukan hibernasi pada kernel session daripada menutup aplikasi startup tersebut yang akan membuat waktu loading dari proses hibernate akan lebih lama. Namun ternyata fitur ini malah menyebabkan masalah baru.
Solusi :
- Jika anda berada di tampilan awal, cukup ketik kata "Power" maka akan muncul hasil yang berkaitan dengan hal ini.
- jika anda berada di desktop, arahkan kursor menuju posisi kanan atas, akan muncul charm bar dan ketik kata "power" pada kotak pencarian.
- sekarang klik pada menu setting yang ada di sebelah kanan hasil pencarian dan klik "Changes what the power buttons do".
![]() |
| menu setting power pada win8 |
anda juga bisa mengakses hal yang sama dengan cara mengetik kata "powercfg.cpl" pada menu RUN yang bisa di akses dengan menekan tombol ( windows + R ).
![]() |
| shutdown settings |
setelah itu akan ada menu shutdown settings. lalu scroll terus kebawah sampai anda menemukan pilihan "Turn on fast startup (recommended)." lalu disable atau non-aktifkan pilihan ini dengan menghilangkan tanda centang yang ada. namun jika tidak bisa dirubah atau tidak menemukan hal diatas, coba anda scroll lagi keatas dan klik pilihan changes setting that are currently unavailable .
jika cara di atas belum juga menyelesaikan masalah kita. coba anda akses command prompt dengan klik kanan di sebelah kiri bawah tampilan windows. dan masukan command berikut :
bcdedit /set disabledynamictick yes
setelah itu klik Save changes dan silahkan lakukan restart. selamat masalah laptop atau komputer tidak bisa shutdown telah terselesaikan :)
CATATAN : Cara ini bisa dilakukan baik untuk Windows 8 dan atau Windows 8.1 :)
CATATAN : Cara ini bisa dilakukan baik untuk Windows 8 dan atau Windows 8.1 :)
Subscribe to:
Posts (Atom)



.png)


