- UNETBOOTIN http://unetbootin.sourceforge.net/ , atau jika gagal booting gunakan
- UNIVERSAL-USB-INSTALLER yang dapat di download di halaman http://www.pendrivelinux.com/universal-usb-installer-easy-as-1-2-3/ yang tentunya anda memiliki installer windows dalam bentuk file iso.
Showing posts with label Windows. Show all posts
Showing posts with label Windows. Show all posts
Error : no such partition. Grub rescue>
begitulah
kira-kira yang muncul pada layar computer atau laptop setelah menghapus
partisi tempat linux terinstall dengan menggunakan device management
pada windows.
Keadaan
ini disebabkan karena kita tak menyadari telah menghapus boot grub dari
linux untuk memunculkan multiple-boot loader windows dan linux.
Bagaimana cara memperbaikinya sedangkan kita tidak ingin menghapus atau
menginstall ulang windows yang telah ter-install?
Kita hanya
perlu memperbaiki boot loader dari windows saja. Dalam hal ini saya
melakukannya pada Windows 8 release preview. Hal ini juga dapat
dilakukan pada Windows 7.
Yang perlu
anda persiapkan adalah DVD installer windows atau USB bootable
installer windows. Untuk menjadikan USB bootable bisa menggunakan
langkahnya sebagai berikut :
Boot ke windows 8 dari DVD installer atau USB installer.
Pilih repair your computer
Pilih troubleshoot
Pilih advanced options
Pilih Command Prompt
Ketik
“bootrec /fixmbr” (tanpa tanda petik). Setelah proses berhasil, ketik
“bootrec /fixboot”. Jika berhasil penampakan seperti ini :
Setelah
selesai close, dan pilih turn off your PC. Jika berhasil, computer akan
booting dari windows. Jika tidak…hmm..anda harus install ulang.
Sebagai
solusi untuk menyelamatkan data-data anda, bisa masuk kedalam system
partisi anda menggunakan live CD linux, dengan menjalankan OS linux
tanpa harus menginstalnya.
Cara ini
bisa digunakan pada windows 7, dengan memilih langsung command promt
setelah memilih repair computer dan mengetikkan seperti pada langkah 6.
Silahkan comment bila belum bisa ,nanti saya bantu
Semoga bermanfaat.
Cara Mengatasi Error : No Such Partition Grup Rescue Pada Windows 7
Hallo selamat siang teman-teman semuanya, jumpa lagi di blog gudangnya
ilmu komputer, kali ini kita akan membahas mengenai bagaimana cara untuk
mengatasi Error : No Such Partition Grup Rescue Pada Windows 7.
Masalah seperti ini pernah saya alami baru-baru ini. Awal ceritanya laptop yang saya gunakan pada saat itu mengharuskan untuk melalukan pemasangan Dual Operating System (OS). Pada awalnya saya menggunakan OS Windows 7, dan akhirnya saya gandeng (buat 2 OS) dengan OS Ubuntu versi 12. jrengg singkat cerita semuanya telah selesai saya lakukan, dan akhirnya pada saat itu laptop yang saya gunakan telah memakai Dual OS yaitu Windows 7 dan Ubuntu 12. Setelah menggunakan Dual OS ini kurang lebih selama dua minggu, akhirnya saya iseng-iseng menghapus Partisi OS linux yang pada waktu itu saya sharink dari partisi System C windows 7 sebesar 8 GB saja. Dan akhirnya partisi linux saya hapus, dan kemudian laptop saya restart. Dan apa yang terjadi ?? akhirnya muncul tulisan seperti gambar di bawah ini.
Inti dari error di atas adalah booting mengalami kerusakan.
Kemudian saya memutar otak untuk mengatasi masalah ini agar nantinya bisa tertidur dengan nyenyak, hehe. Browsing browsing browsing, dan akhirnya saya menemukan sebuah artikel yang menarik untuk dicoba tentang bagaimana cara untuk mengatasi masalah seperti ini.
Intinya adalah setiap masalah yang datang menghapampiri, anda hendaknya tetap tenang dan tidak gegabah. Semua masalah pasti akan ada solusinya kok, percayalah itu.
Melanjutkan permasalahan di atas, berikut cara mengetasinya :
1. Anda harus memiliki Master DVD Windows 7 karena kita akan melakukan perbaikan windows 7 (Repair Windpws), anda dapat melakukan burning sendiri atau bisa meminjam dvd punya saya, hehe.
2. Kemudian masukkan dvd windows 7 dan lakukan setting BIOS dengan menempatkan booting DVD pada posisi pertama.
3. Kemudian restart laptop, dan proses repair windows akan segera dimulai.
4. Apabila muncul tampilan seperti gambar di bawah ini maka klik Next saja untuk melanjutkan prosesnya.
Masalah seperti ini pernah saya alami baru-baru ini. Awal ceritanya laptop yang saya gunakan pada saat itu mengharuskan untuk melalukan pemasangan Dual Operating System (OS). Pada awalnya saya menggunakan OS Windows 7, dan akhirnya saya gandeng (buat 2 OS) dengan OS Ubuntu versi 12. jrengg singkat cerita semuanya telah selesai saya lakukan, dan akhirnya pada saat itu laptop yang saya gunakan telah memakai Dual OS yaitu Windows 7 dan Ubuntu 12. Setelah menggunakan Dual OS ini kurang lebih selama dua minggu, akhirnya saya iseng-iseng menghapus Partisi OS linux yang pada waktu itu saya sharink dari partisi System C windows 7 sebesar 8 GB saja. Dan akhirnya partisi linux saya hapus, dan kemudian laptop saya restart. Dan apa yang terjadi ?? akhirnya muncul tulisan seperti gambar di bawah ini.
Dan alhasil saya menjadi agak sdikit panik dan berpikir bagaimana cara untuk mengatasi masalah seperti ini. Kemudian hal yang pertama saya lakukan adalah mengisi flashdisk saya dengan instalan OS linux dengan maksud akan menginstal kembali linux yang telah saya hapus tadi. kemudian flashdisk saya colokkkan dan kemudian booting saya atur dan siap untuk melakukan instal ulang linux, kemudian setelah laptop di restart kembali muncul error seperti gambar di bawah ini.Error : No Such PartitionGrup Rescue >
Inti dari error di atas adalah booting mengalami kerusakan.
Kemudian saya memutar otak untuk mengatasi masalah ini agar nantinya bisa tertidur dengan nyenyak, hehe. Browsing browsing browsing, dan akhirnya saya menemukan sebuah artikel yang menarik untuk dicoba tentang bagaimana cara untuk mengatasi masalah seperti ini.
Intinya adalah setiap masalah yang datang menghapampiri, anda hendaknya tetap tenang dan tidak gegabah. Semua masalah pasti akan ada solusinya kok, percayalah itu.
Melanjutkan permasalahan di atas, berikut cara mengetasinya :
1. Anda harus memiliki Master DVD Windows 7 karena kita akan melakukan perbaikan windows 7 (Repair Windpws), anda dapat melakukan burning sendiri atau bisa meminjam dvd punya saya, hehe.
2. Kemudian masukkan dvd windows 7 dan lakukan setting BIOS dengan menempatkan booting DVD pada posisi pertama.
3. Kemudian restart laptop, dan proses repair windows akan segera dimulai.
4. Apabila muncul tampilan seperti gambar di bawah ini maka klik Next saja untuk melanjutkan prosesnya.
5. Kemudian pilih dan klik Repair Your Computer seperti yang ditunjukkan oleh panah merah pada gambar di bawah ini.
6. Kemudian pada proses ini silahkan pilih pada opsi yang pertama kemudian klik Next.
7. Kemudian klik Command Prompt. Lalu ketikkan kata-kata berikut pada kotak kerja Command Prompt :
- bootrec.exe /fixmbr Kemudian Enter
- bootrec.exe /fixboot Kemudian Enter
- bootrec.exe /RebuildBcd Kemudian Enter
Setelah semua perintah tersebut di ketikkan pada kotak kerja Command Prompt, maka restart laptop anda.
Jreng jreng dan apa yang terjadi ??? apakah berhasil ?? kalau belum berhasil juga silahkan comment biar saya bantu.
Biasanya laptop akan kembali seperti semula dengan melakukan booting windows 7.
Sekian artikel singkat kali ini, semoga dapat membantu dan bermanfaat
buat teman-teman semuanya. Terimakasih telah berkunjung di blog ini.
Cara Instalasi Windows Server 2012 Dengan Gambar
Siapkan DVD Installer-nya atau File ISO-nya ( jika melakukan
Installasi pada Virtualisasi VMWare Workstation, VMWare vSphere,
VirtualBox atau MS Virtual PC ). Spesifikasi PC atau Server atau VM yang
direkomendasikan adalah minimal Ram 2 GB, 1 Core Processor, HDD minimal
80 GB.
1. Masukkan DVD atau ISO Installer. Lalu mulai hidupkan Server / PC / VM. Proses start up akan tampil seperti gambar dibawah ini.

2. Selanjutnya kita pilih Jenis Windows Server yang akan digunakan. Kita bisa memilih Windows Server 2012 Datacenter Server with a GUI atau Essential Server. Lebih detail akan versi Windows Server 2012 ini, silahkan simak link dibawah ini :

2. Klik “I Accept the license terms” lalu klik Next.

3. Saat muncul pilihan dibawah ini, klik “Custom : Install Windows only ( advanced )”.

4. Selanjutnya proses pemilihan harddisk, saya sarankan agar melakukan partisi lebih dulu sebelum proses installasi dengan meng-klik “Drive Option ( advanced ).

5. Lakukan partisi masing-masing harddisk.

6. Pilih harddisk yang akan kita install OS Windows Server 2012, lalu klik Next.

7. Tunggu proses seperti gambar dibawah ini hingga selesai.

8. Setelah semua proses diatas selesai, selanjutnya klik menu “Restart Now”.

9. Selanjutnya tunggu proses konfigurasi awal hingga selesai dan selanjutnya akan melakukan proses Auto Restart.

10. Saat muncul tampilan untuk mengisi produk key, kita bisa entry sesuai license yang kita milikiatau kita klik menu Skip.

11. Selanjutnya akan muncul tampilan untuk entry password Administrator ( Admin Local ). Masukkan password sesuai dengan yang kita inginkan lalu kita klik Finish.

12. Selanjutnya akan muncul tampilan dibawah ini, tekan tombol Ctrl + Alt + Del bersamaan.

13. Lalu masukkan password Administrator yang telah kita buat tadi.

14. Selanjutnya akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini yang menunjukkan bahwa kita sudah masuk ke dalam Windows Server 2012 dan siap kita konfigurasi untuk keperluan sesuai kebutuhan kita.

15. Beberapa hal yang perlu kita konfigurasi lebih dulu adalah mengenai harddisk kedua kita yang biasanya belum di Online-kan. Masuk ke menu File and Storage Services pada Server Manager. Pilih harddisk lalu Klik kanan dan pilih Online.

16. Selanjutnya setelah status harddisk Online, klik kanan lalu pilih New Volume untuk membuat partisi dan format harddisk.

17. Kemudian kita juga perlu melakukan konfigurasi IP Address untuk server kita ini. Masuk ke menu Network and Sharing Center lalu kita setting IP Address untuk ethernet server kita ini sesuai jaringan LAN kita.

18. Kita juga perlu melakukan konfigurasi pada Hostname Server kita. Misalnya pada contoh ini saya berikan Hostname / Nama Komputer dengan XPS-DC-SERVER.

19. Okey, untuk tahap installasi OS Windows Server 2012 sudah cukup sampai disini, kita lanjutkan pada Tutorial selanjutnya. Salam…
Semoga tutorial instalasi windows server 2012 nya bermanfaat
Terimakasih.
Sumber : http://imam77.blogspot.com/2014/03/tutorial-instalasi-windows-server-2012.html
1. Masukkan DVD atau ISO Installer. Lalu mulai hidupkan Server / PC / VM. Proses start up akan tampil seperti gambar dibawah ini.
2. Selanjutnya kita pilih Jenis Windows Server yang akan digunakan. Kita bisa memilih Windows Server 2012 Datacenter Server with a GUI atau Essential Server. Lebih detail akan versi Windows Server 2012 ini, silahkan simak link dibawah ini :
http://en.wikipedia.org/wiki/Windows_Server_2012
2. Klik “I Accept the license terms” lalu klik Next.
3. Saat muncul pilihan dibawah ini, klik “Custom : Install Windows only ( advanced )”.
4. Selanjutnya proses pemilihan harddisk, saya sarankan agar melakukan partisi lebih dulu sebelum proses installasi dengan meng-klik “Drive Option ( advanced ).
5. Lakukan partisi masing-masing harddisk.
6. Pilih harddisk yang akan kita install OS Windows Server 2012, lalu klik Next.
7. Tunggu proses seperti gambar dibawah ini hingga selesai.
8. Setelah semua proses diatas selesai, selanjutnya klik menu “Restart Now”.
9. Selanjutnya tunggu proses konfigurasi awal hingga selesai dan selanjutnya akan melakukan proses Auto Restart.
10. Saat muncul tampilan untuk mengisi produk key, kita bisa entry sesuai license yang kita milikiatau kita klik menu Skip.
11. Selanjutnya akan muncul tampilan untuk entry password Administrator ( Admin Local ). Masukkan password sesuai dengan yang kita inginkan lalu kita klik Finish.
12. Selanjutnya akan muncul tampilan dibawah ini, tekan tombol Ctrl + Alt + Del bersamaan.
13. Lalu masukkan password Administrator yang telah kita buat tadi.
14. Selanjutnya akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini yang menunjukkan bahwa kita sudah masuk ke dalam Windows Server 2012 dan siap kita konfigurasi untuk keperluan sesuai kebutuhan kita.
15. Beberapa hal yang perlu kita konfigurasi lebih dulu adalah mengenai harddisk kedua kita yang biasanya belum di Online-kan. Masuk ke menu File and Storage Services pada Server Manager. Pilih harddisk lalu Klik kanan dan pilih Online.
16. Selanjutnya setelah status harddisk Online, klik kanan lalu pilih New Volume untuk membuat partisi dan format harddisk.
17. Kemudian kita juga perlu melakukan konfigurasi IP Address untuk server kita ini. Masuk ke menu Network and Sharing Center lalu kita setting IP Address untuk ethernet server kita ini sesuai jaringan LAN kita.
18. Kita juga perlu melakukan konfigurasi pada Hostname Server kita. Misalnya pada contoh ini saya berikan Hostname / Nama Komputer dengan XPS-DC-SERVER.
19. Okey, untuk tahap installasi OS Windows Server 2012 sudah cukup sampai disini, kita lanjutkan pada Tutorial selanjutnya. Salam…
Semoga tutorial instalasi windows server 2012 nya bermanfaat
Terimakasih.
Sumber : http://imam77.blogspot.com/2014/03/tutorial-instalasi-windows-server-2012.html
Cara Mudah Burning CD/DVD Tanpa Mengunakan Software di Windows 8
Burning CD/DVD Tanpa Software di Windows 8 - Burning (membakar)
CD/DVD bisa diartikan sama dengan meng-copy file, dokumen, dan sebgainya
ke dalam sebuah CD ataupun DVD. Biasanya untuk melakukan burning ini,
kebanyakan orang lebih memilih menggunakan software tambahan, seperti
Nero, Power Iso, dan lain sebagainya. Mungkin karena fasilitas yang
lebih memanjakan atau karena ada hal lain sehingga mereka lebih memilih
menggunakan software.
Selain mengunakan software tambahan tersebut, masih ada cara lain untuk melakukan burning ke CD/DVD. Seperti halnya di Windows 8 yang sudah menyediakan aplikasi untuk keperluan burning. Dengan cara yang sangat sederhana dan sangat mudah. Anda bisa mengikuti tutorial dibawah untuk mengetahuinya.
Cara Burning CD/DVD
1. Masukan CD atau DVD kosong ke dalam DVD Drive
2. Pilih file yang ingin anda burning ke DVD tersebut. Pada tutorial ini, file yang penulis pilih adalah Debian 5.09 dengan format .iso
3. Kemudian klik kanan, lalu pilih Burn Disc Image. Seperti gambar dibawah ini.
4. Kemudian anda akan dihadapkan dengan jendela Windows Disc Image Burner. Pilih drive yang ingin di burning pada Disc Burner, lalu klik Burn.
5. Anda bisa menunggu beberapa saat sampai proses burning selesai.
6. Gambar di bawah ini, menunjukan proses burning telah selesai. DVD yang Anda masukan tadi akan secara otomatis keluar, dan Anda bisa close jendela tersebut.
Selain mengunakan software tambahan tersebut, masih ada cara lain untuk melakukan burning ke CD/DVD. Seperti halnya di Windows 8 yang sudah menyediakan aplikasi untuk keperluan burning. Dengan cara yang sangat sederhana dan sangat mudah. Anda bisa mengikuti tutorial dibawah untuk mengetahuinya.
Cara Burning CD/DVD
1. Masukan CD atau DVD kosong ke dalam DVD Drive
2. Pilih file yang ingin anda burning ke DVD tersebut. Pada tutorial ini, file yang penulis pilih adalah Debian 5.09 dengan format .iso
3. Kemudian klik kanan, lalu pilih Burn Disc Image. Seperti gambar dibawah ini.

4. Kemudian anda akan dihadapkan dengan jendela Windows Disc Image Burner. Pilih drive yang ingin di burning pada Disc Burner, lalu klik Burn.

5. Anda bisa menunggu beberapa saat sampai proses burning selesai.

6. Gambar di bawah ini, menunjukan proses burning telah selesai. DVD yang Anda masukan tadi akan secara otomatis keluar, dan Anda bisa close jendela tersebut.
Selesai.
Subscribe to:
Posts (Atom)

